Puisi Raja Banjarmasin

 



Di hutan rimba, Raja Banjarmasin bersemayam,

Takhta emas gemerlapan, keadilan terpancar memancar.

Dengan bijaksana, beliau atur negeri ini, Mengayomi rakyatnya, merajut persaudaraan yang kini.

Ketika mentari naik, membelah kabut pagi, Raja beranjak, berjalan di bumi yang subur dan subur lagi.

Hati rakyat, bagaikan sungai yang mengalir deras, Kesetiaan tak terkira, mencinta sang Raja, inilah keinginan mereka bersama.

Di pelabuhan, kapal berlabuh di bawah langit biru, Raja berdiri teguh, menyambut para tamu, tanah airnya diajukan hormat dan puji.

Namun tak jarang juga, ujian dan cobaan menantang, Raja tak goyah, bersama rakyatnya, mengatasi segala badai yang berdatang.

Bajak laut berdatangan, ingin mencuri harta dan martabat, Namun Raja tak gentar, pasukan terlatih siap menyerang balik dengan gagah.

Kini, bendera merah putih berkibar dengan megah, Di bawah cahaya bulan, Raja tetap menjaga, kejayaan negeri menjadi tujuan setia.

Oleh rakyat, Raja Banjarmasin tetap dikenang, Puisi keabadian mengalun, memuja jasa dan bakti setiap langkah yang ditempuh sang Raja tercinta.

Referensi ; Museum Waja Sampai Kaputing

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banjir di Barito Kuala wilayah Pasang Surut